











Glittery texts by bigoo.ws
Google
University Gunadarma
Cumicumi
21Cineplex
Indowebster
Youtube
Facebook
Youtube
Facebook
Sabtu, 17 April 2010
Pengaruh Globalisasi Terhadap Ideologi dan Politik
Pengaruh globalisasi terhadap ideology dan politik adalah akan semakin kuatnya pengaruh ideology dalam mewarnai perpolitikan negara-negara berkembang yang ditandai oleh menguatnya kapitalisme. Ciri khas kapitalisme abad 21 ini adalah bersifat prakmatis dan imperialis dalam arti ingin tetap menguasai pihak lain. Implikasi global ini dibidang politik mau tidak mau harus membuka komunikasi serta system politik baru yang terbuka. Tuntutan-tuntutan dari proses globalisasi yaitu adanya gerakan hak-hak asasi manusia, gerakan lingkungan hidup dan gerakan-gerakan politik yang melemahkan paham nasionalisme. Sementara pada sisi lain ideology komunis sebagai legitimasi kekuasaan telah runtuh, sehingga permasyarakatan ideology komunis dalam era globalisasi memudar.
Harga ideologi di tengah pasar globalisasi
Wacana tentang ideologi mencuat kembali seiring dengan arus globalisasi yang dianggap mengancam terhadap eksistensi nation-state. Di tanah air, nasib ideologi Pancasila mengalami pasang surut. Ia sempat disakralkan, tapi kemudian dicampakkan. Karena itu pula, Pancasila tak membumi bagi kehidupan bangsa. Sakralisasi telah menyebabkan Pancasila seperti benda museum yang berjarak dari generasi anak bangsa.
Akibat itu pula, Pancasila tidak berharga dan dianggap barang langka yang tak menarik untuk diaktualisasikan. Ini terbukti dari semakin sulitnya mencari generasi muda yang, paling tidak, tahu lima sila Pancasila. Beberapa televisi pernah menayangkan wawancara mendadak dengan sejumlah generasi mudah dari kalangan siswa sampai mahasiswa. Sebagian besar mereka tak bisa menyebutkan isi Pancasila. Ini menjadi indikator sederhana dari semakin terasingnya Pancasila dari nafas kehidupan anak bangsa.
Pada peringatan hari lahir Pancasila semua orang tersentak untuk merejuvenasi Pancasila. Semua, terutama elit politik, merasa paling perhatian terhadap nasib Pancasila tanpa menyadari bahwa dirinya telah menjadi bagian dari penyebab 'matinya' Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila hanya dijadikan payung penyelamat untuk kepentingan politik kaum elit. Pancasila seperti agama. Ia dikhutbahkan di mimbar politik citra sebagai benteng atas ancaman terhadap diri dan kelompokya untuk kemudian mencari simpati agar diklaim sebagai sosok Pancasilais.
Kenyataan ini semakin menjauhkan Pancasila dari generasi muda di tengah globalisasi yang tak henti-hentinya menghampiri. Tidak berlebihan apabila seorang intelektual seperti Daniel Bell mengumandangkan ikrar the end of ideology.
Politik endism
Arus globalisasi dengan segala muatannya sebenarnya merupakan proses ideologisasi baru. Hal ini biasanya diiringi dengan politik endism, yaitu sebuah tesis tentang matinya ideologi besar dunia akibat gerusan kapitalisme yang tak tertandingi. Negara maju dengan kapitalismenya menyusup melalui stigma endism. Kenyataan inilah yang dipromosikan oleh para pemikir endist yang tertuang dalam pelbagai karyanya, seperti the end of ideology (Daniel Bell) dan the end of history (Francis Fukuyama), the end of the nation state (Kenichi Ohmae atau Jean-Marie Guehenno), dan lainnya.
Dengan kata lain, ideologisasi globalisasi merupakan bentuk paling nyata dari upaya pengakhiran ideologi lainnya, termasuk Pancasila (the end of the Pancasila?) sehingga memperlancar hegemoni negara maju. Dan tidak tertutup kemungkinan Pancasila pada akhirnya mati di tengah globalisasi akibat ketakberdayaan anak bangsa merespon berbagai godaan global.
Di tengah pasar ideologi yang semakin terbuka saat ini, eksistensi Pancasila sangat rentan terjangkit penyakin endism. Untuk itu, perlu langkah-langkah strategis dan konstruktif dengan memanfaatkan seluruh potensi dan peluang (opportunity) yang ada dalam masyarakat. Salah satu peluang tersebut adalah adanya potensi-potensi 'perlawanan' terhadap arus globalisasi yang belakangan marak terjadi khususnya di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia .
Fenomena ini biasanya diiringi oleh keinginan untuk menumbuhkan kembali budaya lokal (local wisdom) khas Indonesia yang plural dan toleran. Inilah modal penting dan cukup strategis bagi pembumian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan warga negara tanpa doktrinasi yang sering berbuah alienasi.
Peluang itu dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan cara mengembalikan Pancasila sebagai wacana publik yang toleran dan aktual, diiringi kebijakan dan prilaku politik yang inklusif dan artikulatif.
Label: pengetahuan
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
Dari berbagai kupasan seminar dan lokakarya, pemahaman sektor publik sering diartikan sebagai aturan pelengkap pemerintah yang mengakumulasi “utang sektor publik” dan “permintaan pinjaman sektor publik” untuk suatu tahun tertentu. Artikulasi ini dampak dari sudut pandang ekonomi dan politik yang selama ini mendominasi perdebatan sector publik. Dari sisi kebijakan publik, sektor publik dipahami sebagai tuntutan pajak, birokrasi yang berlebihan, pemerintahan yang besar dan nasionalisasi versus privatisasi. Terlihat jelas, dalam artian luas, sektor publik disebut bidang yang membicarakan metoda manajemen negara. Sedangkan dalam arti sempit, diartikan sebagai pembahasan pajak dan kebijakan perpajakan. Dari berbagai sebutan yang muncul, sektor publik dapat diartikan dari berbagai disiplin ilmu yang umumnya berbeda satu dengan yang lain.
1. Sejarah Akuntansi Sektor Publik
Sejarah organisasi sektor publik sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Dalam bukunya, Vernon Kam (1989) menjelaskan bahwa praktik akuntansi sektor public sebenarnya telah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Kemunculannya lebih dipengaruhi pada interaksi yang terjadi pada masyarakat dan kekuatan sosial didalam masyarakat. Kekuatan sosial masyarakat, yang umumnya berbentuk pemerintahan. Organisasi sektor publik ini, dapat diklasifikasikan dalam :
a. Semangat kapitalisasi (Capitalistic Spirit).
b. Peristiwa politik dan ekonomi (Economic and Politic Event).
c. Inovasi teknologi (Technology Inovation).
2. Aspek Filosofi Sektor Publik
Pendekatan filosofi yang ada di sektor publik ialah customer approach, market concept, individualism and self reliance, purchaser/provider split, contarct culture, performace orientation, kompensasi dan kondisi yang fleksibel. Pilihan-pilihan akan filosofi tersebut akan menyebabkan perbedaan didalam kebijakan publik. Salah satu contoh adalah perubahan dari masa orde baru kepada masa reformasi saat ini, dari sentralisasi kepada desentralisasi, sosial ke mendekati pasar dan birokrasi ke lebih penghargaan konsumen.
3. Definisi Akuntansi Sektor Publik
Dari berbagai buku Anglo Amerika, akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yang diberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik. Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat, akuntansi sektor publik disebut akuntansi pemerintahan. Dan diberbagai kesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik. Berbagai perkembangan terakhir, sebagai dampak penerapan daripada accrual base di Selandia Baru, pemahaman ini telah berubah.
Akuntansi sektor public didefinisikan sebagai akuntansi dana masyarakat. Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat”. Dari definisi diatas perlu diartikan dana masyarakat sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat - bukan individual, yang biasanya dikelola oleh organisasi -organisasi sektor publik, dan juga pada proyek-proyek kerjasama sector publik dan swasta.
Di Indonesia, akuntansi sektor publik dapat didefinisikan : “ mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen dibawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun pada proyekproyek kerjasama sektor publik dan swasta”.
4. Penerapan Akuntansi Sektor Publik di Indonesia
Salah satu bentuk penerapan teknik akuntansi sektor publik adalah di organisasi BUMN. Di tahun 1959 pemerintahan orde lama mulai melakukan kebijakan-kebijakan berupa nasionalisasi perusahaan asing yang ditransformasi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tetapi karena tidak dikelola oleh manajer profesional dan terlalu banyaknya ‘politisasi’ atau campur tangan pemerintah, mengakibatkan perusahaan tersebut hanya dijadikan ‘sapi perah’ oleh para birokrat. Sehingga sejarah kehadirannya tidak memperlihatkan hasil yang baik dan tidak menggembirakan. Kondisi ini terus berlangsung pada masa orde baru. Lebih bertolak belakang lagi pada saat dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1983 tentang fungsi dari BUMN. Dengan memperhatikan beberapa fungsi tersebut, konsekuensi yang harus ditanggung oleh BUMN sebagai perusahaan publik adalah menonjolkan keberadaannya sebagai agent of development daripada sebagai business entity. Terlepas dari itu semua, bahwa keberadaan praktik akuntansi sektor publik di Indonesia dengan status hukum yang jelas telah ada sejak beberapa tahun bergulir dari pemerintahan yang sah. Salah satunya adalah Perusahaan Umum Telekomunikasi (1989).
Label: pengetahuan
Rabu, 07 April 2010
Analisis SWOT :
- Menambah rentang produk dan fitur e-banking,
- Mempertahankan ekuitas merek dengan memeprtahankan biaya transaksi yang murah,
- Mempertahankan citra perusahaan yang baik dengan mensponsori kegiatan-kegiatan sosial, Cepat dan tanggap atas keluhan dan kritik nasabah,
- Menambah jaringan bank kedalam dan luar negeri.
Label: Tugazzz
Keberadaan budaya perusahaan yang tepat dalam memenangkan kompetisi dunia perbankan yang semakin ketat. Budaya perusahaan harus dapat mendukung visi dari perusahaan, strategi, skenario proses bisnis, struktur organisasi dan karakteristik dari sumber daya manusianya Salah satu formula yang cocok untuk menghadapi kompetisi yang makin ketat adalah budaya perusahaan yeng berbasis kewirausahaan dimana perusahaan dituntut untuk dapat berperilaku dan berpikir secara entrepreneurial guna mengantisipasi dan menjawab tantangan-tantangan tersebut.
Untuk dapat mempertahankan posisinya sebagai perbankan swasta terkemuka di Indonesia, BCA perlu meningkatkan pelaksanaan budaya intrapreneurship baik untuk keadaan kulturnya maupun kepemimpinan yang entrepreneurial dalam perusahaan tersebut.
Label: Tugazzz
Visi
Bank pilihan utama andalan masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia mendorong perusahaan untuk dapat menghadapi tantangan bisnis yang ada saat ini.
Misi
1. Membangun institusi yang unggul di bidang penyelesaian pembayaran dan solusi keuangan bagi nasabah bisnis dan perseorangan,
2. Memahami beragam kebutuhan nasabah dan memberikan layanan finansial yang tepat demi tercapainya kepuasan optimal bagi nasabah, dan3. Meningkatkan nilai francais dan nilai stakeholder BCA
Label: Tugazzz
Bahan:
250 gr dada ayam,. (potong tipis)
1 bawang putih (iris)
1 paprika hijau (potong tipis)
2 sendok makan kecap (gunakan 1 sendok makan untuk bumbu ayam)
1 sendok teh lada hitam
250 gr dada ayam,. (potong tipis)
1 bawang putih (iris)
1 paprika hijau (potong tipis)
2 sendok makan kecap (gunakan 1 sendok makan untuk bumbu ayam)
1 sendok teh lada hitam
¼ sdt gula
¼ lada bubuk
2 sdm minyak goreng
¼ lada bubuk
2 sdm minyak goreng
Black pepper sauce :
- Butter
- 1 bawang putih geprak lalu cincang.
- 1 bawang putih geprak lalu cincang.
- ½ dari Bawang bombay kecil iris kotak2 kecil.
- Lada hitam.
- Air.
- 1 sdm kecap manis.
- Tepung maizena.
- Tepung maizena.
Mix Vegetables :
- ½ bh kentang
- ½ bh wortel
- 50 gr buncis
Black pepper sauce:
- Panaskan butter lalu tumis semua bawang puth & bawang bombay hingga layu.
- Beri black pepper lalu aduk hingga rata.
- Tambahkan air dan kaldu bubuk or beef stock masak hingga mendidih.
- Campur air dan tepung maizena lalu masukkan ke saus masak hingga kental.
- Panaskan butter lalu tumis semua bawang puth & bawang bombay hingga layu.
- Beri black pepper lalu aduk hingga rata.
- Tambah
- Campur air dan tepung maizena lalu masukkan ke saus masak hingga kental.
Cara Membuat:
1. Rendam potongan ayam dengan 1 sendok makan kecap selama 10 menit.
2. Panaskan wajan dan tambahkan minyak goreng.
1. Rendam potongan ayam dengan 1 sendok makan kecap selama 10 menit.
2. Panaskan wajan dan tambahkan minyak goreng.
3. Ketika minyak goreng panas, masukkan irisan bawang putih dan tumis hingga harum
dan ikuti oleh paprika dan lada hitam.
4. Tumis selama 1 menit dan masukkan ayam. Terus tumis sampai ayam matang.
5. Tambahkan kecap, lada bubuk, gula, dan terus tumis sampai matang.
6. Hidangkan ayam dgn black pepper sauce & mix vegetables yang sudah disaute..
Label: resep-resep
Memelihara Likuiditas
BCA berhasil memelihara posisi likuiditas yang kuat untuk mendukung kebutuhan operasional dan strategi pertumbuhan usaha sepanjang tahun 2008. Upaya-upaya yang telah dilakukan adalah pengelolaan dana pihak ketiga secara aktif dan perbaikan komposisi aktiva produktif termasuk pengelolaan secara berimbang portofolio aktiva jangka pendek dan jangka panjang, surat-surat berharga dan obligasi pemerintah.
1. Mempertahankan posisi likuiditas
2. Mengelola portofolio Sertifi kat Bank Indonesia (SBI) dan Obligasi Pemerintah jangka pendek
3. Meningkatkan dana pihak ketiga
Mempertahankan Profi tabilitas
BCA membukukan pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 29,0%, sementara pendapatan operasional lainnya naik 35,7%. Peningkatan pendapatan tersebut yang diimbangi dengan stabilnya cost effi ciency ratio, telah berdampak pada kenaikan laba bersih sebesar 28,7% pada tahun 2008.
1. Menjaga kualitas portofolio kredit
2. Mengoptimalkan marjin bunga bersih
3. Mengelola biaya operasional
Memperkuat Franchise Value
Sepanjang tahun 2008, BCA mempertahankan nilai bisnisnya sebagai bank transaksional terbesar di Indonesia dengan memperluas jaringan distribusi untuk menjangkau lebih banyak nasabah, menawarkan beragam layanan dan inovasi produk untuk kemudahan dan kenyamanan nasabah serta membangun kapabilitas dalam menangani peningkatan volume transaksi di masa-masa mendatang.
1. Melakukan investasi untuk kenyamanan nasabah
2. Mempertahankan nilai unik BCA sebagai bank transaksional
3. Mengembangkan kompetensi-kompetensi baru
Label: Tugazzz
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)