









Glittery texts by bigoo.ws
Google
University Gunadarma
Cumicumi
21Cineplex
Indowebster
Youtube
Facebook
Youtube
Facebook
Sabtu, 17 April 2010
Table Skirting
A. Pengertian
Table skirting adalah suatu teknik/cara membungkus meja dengan menggunakan molton, table cloth, dan skirting dengan cara melipat/dibentuk disekitar pinggir/disamping meja yang berguna untuk menutupi kaki meja sehingga menambah keindahan penataan ruangan/restoran.
Table skirting adalah suatu teknik/cara membungkus meja dengan menggunakan molton, table cloth, dan skirting dengan cara melipat/dibentuk disekitar pinggir/disamping meja yang berguna untuk menutupi kaki meja sehingga menambah keindahan penataan ruangan/restoran.
B. Fungsi Table Skirting
Kegunaan/fungsi dari table skirting adalah :
Kegunaan/fungsi dari table skirting adalah :
1. Sebagai hiasan meja
2. Untuk menutupi kaki meja
3. Sebagai pendukung daya tarik makanan yang berada diatas meja
4. Sebagai penambah keindahan penataan ruangan.
C. Macam-macam/berbagai jenis table skirting
Bentuk-bentuk table skirting hanya dilihat dari bentuk lipatan skirting itu sendiri & yang menentukan bentuk lipatannya adalah bentuk meja yng digunakan.
Contoh bentuk meja yang digunakan dalam table skirting :
Bentuk-bentuk table skirting hanya dilihat dari bentuk lipatan skirting itu sendiri & yang menentukan bentuk lipatannya adalah bentuk meja yng digunakan.
Contoh bentuk meja yang digunakan dalam table skirting :
1. Meja bentuk bulat/round
2. Meja bentuk persegi/square
3. Meja bentuk persegi panjang/rectangle
D. Syarat-syarat table skirting yang baik
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat table skirting adalah :
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat table skirting adalah :
1. Meja tertutup dengan rapat
2. Jarak antara skirting & lantai tidak terlalu tinggi & mengenai lantai ( 1-1 cm)
3. Jarak lipatan disesuaikan dengan bentuk & variasi yang digunakan
4. Bahan skirting harus lemas & tidak kaku
5. Perpaduan warna table cloth dengan skirting tidak terlalu mencolok
6. Kaki meja tidak kelihatan.
E. Tahapan dalam membuat table skirting
Berikut adalah beberapa tahapan dalam membuat skirting :
Berikut adalah beberapa tahapan dalam membuat skirting :
1. Pastikan meja yang digunakan dalam keadaan bersih dan tidak goyang
2. Letakkan molton pada bagian dasar meja & ikat dengan kencang
3. Pasang table cloth yang dikencangkan ndengan jarum/paku paying, pastikan
table cloth kuat & rapi
4. Lipat skirting disekitar pinggir meja, jarak disesuaikan dengan bentuk &
variasi, tapi jangan terlalu dekat/jauh
5. Hasil akhir lipatan skirting terlihat rapi dan kaki meja tidak kelihatan.
Label: pengetahuan
PENDAHULUAN
Pengolah kata (word processor) adalah sebuah program computer (software) yang digunakan untuk mengetik dan menyunting berbagai naskah atau teks, misalnya : surat , memo, artikel, laporan bahkan juga buku. Hasil ketikan disimpan secara elektronik kedalam suatu berkas atau arsip (file) pada disket kita. Bila kita ingin bekerja dengan file tersebut, maka kita dapat memanggilnya dengan mengetik nama file tersebut.
Wordstar dibuat oleh perusahaan MICROPRO dengan hak patennya sejak tahun 1979. Ada beberapa versi Wordstar yang telah dikeluarkan oleh Microipro seperti : SW 2000, WS versi 3.3, versi 3.4, versi 4, versi 5.5, dan yang terbaru adalah WS versi 6. Wordstar versi 4 dikenal juga dengan nama : Wordstar Professional Release 4. Tentunya versi yang lebih baru akan mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh versi sebelumnya. Versi baru biasanya mengerti semua perintah yang ada pada versi lama, tetapi sebaliknya tidak. Kita akan membicarakan versi yang menengah ,yakni WS versi 4.
LANGKAH-LANGKAH UNTUK MEMULAI WORDSTAR :
(Bagi kita yang mempergunakan 2 buah diskdrive A dan B)
1. Tempatkan disket program Wordstar pada drive A
2. Letakkan disket kerja pada drive B
3. Pada prompt A>, ketik WS, lalu tekan ENTER.
Dianjurkan untuk selalu memakai drive B sebagai tempat disket kerja kita. Bila langkah diatas telah kita lakukan dengan benar, maka akan tampak dilayar tulisan ‘OPENING MENU’.
Sumber : PENERBIT GUNADARMA
Label: pengetahuan
Pengertian Teori Akuntansi
Menurut Webster’s Third New International Dictionary mendefiniskan teori sebagai suati susunan yang saling berkaitan tentang hipotesis, konsep, dan prinsip yang membentuk kerangka acuan untuk bidang yang dibahas.
Teori akuntansi adalah susunan konsep, definisi, dalil yang menyajikan secara sistematis gambaran fenomena akuntansi yang menjelaskan hubungan antara variabel dengan variabel lainnya dalam struktur akuntansi dengan maksud dapat menjelaskan dan meramalkan fenomena yang mungkin akan muncul.
Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah “tool of management”, alat kapitalis untuk mengumpulkan harta dan memeliharanya agar proses akumulasi kekayaan berjalan lancer dan penguasaanya tetap ditangan kapitalis.
Dalam buku A Statement of Basic Accounting Theory (ASOBAT), akuntansi diartikan sebagai berikut :
Proses mengidentifikasikan, mengukur, dan menyampaikan informasi ekonomi sebagai bahan informasi dalam hal mempertimbangkan berbagai alternative dalam mengambil kesimpulan oleh para pemakainya.
Komite istilah American Institute of Certified Public Accounting (AICPA) mendefinisikan akuntansi sebagai berikut :
Akuntansi adalh seni pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.
Accounting Principle Board (APB) Statement No. 4 mendefinisikan akuntansi sebagai berikut :
Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih diantara beberapa alternative.
Label: pengetahuan
Lotus 1-2-3 dibuat oleh Perusahaan Lotus Development Coorporation, USA dan merupakan program yang populr saat ini. Lotus 1-2-3 adalah suatu paket perangkat lunak yang terintegrasi. Kata 1-2-3 dapat diartikan tiga dalam satu. Karena ia menggabungkan tiga macam program menjadi satu, yaitu : lembar kerja elektronik, grafik dan manajemen database. Lotus 1-2-3 dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah, seperti masalah bisnis, tehnik maupun perencanaan dengan cepat dan mudah.
Untuk menggunakan Lotus 1-2-3 ini diperlukan 6 buah disket, yaitu :
1. System Disk
Berisi seluruh perintah operasi spredsheet.
2. Backup System Disk
Disket system cadangan.
3. PrintGraph Disk
Berisi perintah untuk mencetak grafik.
4. Utility Disk
Berisi program untuk instalasi dan pengalihan data.
5. A View of 1-2-3 Disk
Berisi uraian singkat, demonstrasi beberapa kemampuan Lotus 1-2-3.
6. Install Library Disk
Berisi pustaka dari program install yang anda gunakan untuk menyusun konfigurasi Lotus 1-2-3 ke dalam system computer anda.
MEMULAI LOTUS 1-2-3
1. Bila anda menggunakan system 2 drive, setelah muncul A> keluarkan DOS dari drive A dan masukkan Lotus 1-2-3 System Disk kedalam disk drive [A], kemudian masukkan disket kerja kedalam disk drive [B].
2. Kemudian ketik 123 dan tekan tombol Return.
3. Logo Lotur 123, versi serta informasi hak cipta akan tampak pada layar.
4. Kemudian akan muncul sebuah tampilan .
Sumber : PENERBIT GUNADARMA
Label: pengetahuan
dBase III adalah software yang terdiri dari 2 bagian :
a. UTILITY PROGRAM adalah paket program yang membantu dalam hal pembentuka file, pengisian data, peragaan data yang sudah ada dan lain sebagainya.
b. Bahasa program seperti bahasa computer lainnya, Utility di atas menggunakan bahasa yang ada dalam Dbase III.
SYSTEM REQUIREMENT
Program dBASE III dalam disket anda minimal harus mempunyai 2 file, yaitu: DBASE.EXE dan DBASE.OVL. Selain itu juga file lain, seperti HELP.DBS dan ASSITS.HLP. Kedua file ini mengandung teks untuk pesan ‘help’. Tidak diperlukan untuk menjalankan dBASE III tetapi sangat menolong untuk menjelaskan berbagai fungsi dalam dBASE III. File lain yang juga penting adalah CONFIG.SYS, file ini dibaca oleh DOS sewaktu boot, dan berisi :
FILES = 20
BUFFERS = 15
ELEMEN DBASE III
dBASE III adalah suatu paket database management system. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menyimpan data menurut tertentu untuk memudahkan pencarian ataupun pengolahan data.
Hirarki data dalam database dapat digambarkan sebagai berikut :
1. Field : bagian data dari record
2. Record : kumpulan dari beberapa data yang saling berkaitan membentuk suatu informasi
3. File : kumpulan dari semua record yang sejenis
4. Database : gabungan dari berbagai file yang terpadu
JENIS FILE dalam dBASE III :
a. Database File (.dbf)
Yaitu file yang terdiri dari record-record yang berguna untuk penyimpanan data.
b. Database Memo File (.dbt)
Yaitu file pembantu dari database file yang digunakan untuk menyimpan isi dari memo field.
c. Memory File (.mem)
Berfungsi untuk menyimpan isi dari memory variabel yang akan digunakan. Dapat menyimpan maksimum 256 memori variabel.
d. Command File (.prg)
Yaitu file yang berisikan instruksi (program). File ini dibuat dengan menggunakan perintaj MODIFY COMMAND.
e. Report Form File (frm)
Yaitu file laporan yang berisikan filed-field dari suatu database file yang akan dicetak kelayar atau printer. Cara membuatnya melalui perintah CREATE REPORT.
f. Text Output File (.frm)
Yaitu file yang berisikan ASCII standard.
g. Index File (.ndx)
Yaitu file yang berisikan key (file-file yang diindex).
h. Format File (.fmt)
Yaitu file yang berisi program untuk menangani bentuk penampilan data di layar.
JENIS DATA
Dalam dBASE III data-data terbagi dalam beberapa tipe :
- Character String (C) adalah semua karakter yang ada dalam tabel ASCII.
- Numeric (N) adalah angka-angka, baik positif maupun negative.
- Logical (L) adalah suatu data yang hanya mempunyai 2 kemungkinan yaitu benar atau salah.
- Date (D) adalah data yang digunakan untuk menyimpan tanggal. Amerika (MM/DD/YY) dan Eropa (DD/MM/YY).
- Memo (M) digunakan untuk mengatur besar block yang sesuai dengan naskah yang kita buat.
Sumber : PENERBIT GUNADARMA
Label: pengetahuan
Pengaruh Globalisasi Terhadap Ideologi dan Politik
Pengaruh globalisasi terhadap ideology dan politik adalah akan semakin kuatnya pengaruh ideology dalam mewarnai perpolitikan negara-negara berkembang yang ditandai oleh menguatnya kapitalisme. Ciri khas kapitalisme abad 21 ini adalah bersifat prakmatis dan imperialis dalam arti ingin tetap menguasai pihak lain. Implikasi global ini dibidang politik mau tidak mau harus membuka komunikasi serta system politik baru yang terbuka. Tuntutan-tuntutan dari proses globalisasi yaitu adanya gerakan hak-hak asasi manusia, gerakan lingkungan hidup dan gerakan-gerakan politik yang melemahkan paham nasionalisme. Sementara pada sisi lain ideology komunis sebagai legitimasi kekuasaan telah runtuh, sehingga permasyarakatan ideology komunis dalam era globalisasi memudar.
Harga ideologi di tengah pasar globalisasi
Wacana tentang ideologi mencuat kembali seiring dengan arus globalisasi yang dianggap mengancam terhadap eksistensi nation-state. Di tanah air, nasib ideologi Pancasila mengalami pasang surut. Ia sempat disakralkan, tapi kemudian dicampakkan. Karena itu pula, Pancasila tak membumi bagi kehidupan bangsa. Sakralisasi telah menyebabkan Pancasila seperti benda museum yang berjarak dari generasi anak bangsa.
Akibat itu pula, Pancasila tidak berharga dan dianggap barang langka yang tak menarik untuk diaktualisasikan. Ini terbukti dari semakin sulitnya mencari generasi muda yang, paling tidak, tahu lima sila Pancasila. Beberapa televisi pernah menayangkan wawancara mendadak dengan sejumlah generasi mudah dari kalangan siswa sampai mahasiswa. Sebagian besar mereka tak bisa menyebutkan isi Pancasila. Ini menjadi indikator sederhana dari semakin terasingnya Pancasila dari nafas kehidupan anak bangsa.
Pada peringatan hari lahir Pancasila semua orang tersentak untuk merejuvenasi Pancasila. Semua, terutama elit politik, merasa paling perhatian terhadap nasib Pancasila tanpa menyadari bahwa dirinya telah menjadi bagian dari penyebab 'matinya' Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila hanya dijadikan payung penyelamat untuk kepentingan politik kaum elit. Pancasila seperti agama. Ia dikhutbahkan di mimbar politik citra sebagai benteng atas ancaman terhadap diri dan kelompokya untuk kemudian mencari simpati agar diklaim sebagai sosok Pancasilais.
Kenyataan ini semakin menjauhkan Pancasila dari generasi muda di tengah globalisasi yang tak henti-hentinya menghampiri. Tidak berlebihan apabila seorang intelektual seperti Daniel Bell mengumandangkan ikrar the end of ideology.
Politik endism
Arus globalisasi dengan segala muatannya sebenarnya merupakan proses ideologisasi baru. Hal ini biasanya diiringi dengan politik endism, yaitu sebuah tesis tentang matinya ideologi besar dunia akibat gerusan kapitalisme yang tak tertandingi. Negara maju dengan kapitalismenya menyusup melalui stigma endism. Kenyataan inilah yang dipromosikan oleh para pemikir endist yang tertuang dalam pelbagai karyanya, seperti the end of ideology (Daniel Bell) dan the end of history (Francis Fukuyama), the end of the nation state (Kenichi Ohmae atau Jean-Marie Guehenno), dan lainnya.
Dengan kata lain, ideologisasi globalisasi merupakan bentuk paling nyata dari upaya pengakhiran ideologi lainnya, termasuk Pancasila (the end of the Pancasila?) sehingga memperlancar hegemoni negara maju. Dan tidak tertutup kemungkinan Pancasila pada akhirnya mati di tengah globalisasi akibat ketakberdayaan anak bangsa merespon berbagai godaan global.
Di tengah pasar ideologi yang semakin terbuka saat ini, eksistensi Pancasila sangat rentan terjangkit penyakin endism. Untuk itu, perlu langkah-langkah strategis dan konstruktif dengan memanfaatkan seluruh potensi dan peluang (opportunity) yang ada dalam masyarakat. Salah satu peluang tersebut adalah adanya potensi-potensi 'perlawanan' terhadap arus globalisasi yang belakangan marak terjadi khususnya di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia .
Fenomena ini biasanya diiringi oleh keinginan untuk menumbuhkan kembali budaya lokal (local wisdom) khas Indonesia yang plural dan toleran. Inilah modal penting dan cukup strategis bagi pembumian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan warga negara tanpa doktrinasi yang sering berbuah alienasi.
Peluang itu dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan cara mengembalikan Pancasila sebagai wacana publik yang toleran dan aktual, diiringi kebijakan dan prilaku politik yang inklusif dan artikulatif.
Label: pengetahuan
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
Dari berbagai kupasan seminar dan lokakarya, pemahaman sektor publik sering diartikan sebagai aturan pelengkap pemerintah yang mengakumulasi “utang sektor publik” dan “permintaan pinjaman sektor publik” untuk suatu tahun tertentu. Artikulasi ini dampak dari sudut pandang ekonomi dan politik yang selama ini mendominasi perdebatan sector publik. Dari sisi kebijakan publik, sektor publik dipahami sebagai tuntutan pajak, birokrasi yang berlebihan, pemerintahan yang besar dan nasionalisasi versus privatisasi. Terlihat jelas, dalam artian luas, sektor publik disebut bidang yang membicarakan metoda manajemen negara. Sedangkan dalam arti sempit, diartikan sebagai pembahasan pajak dan kebijakan perpajakan. Dari berbagai sebutan yang muncul, sektor publik dapat diartikan dari berbagai disiplin ilmu yang umumnya berbeda satu dengan yang lain.
1. Sejarah Akuntansi Sektor Publik
Sejarah organisasi sektor publik sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Dalam bukunya, Vernon Kam (1989) menjelaskan bahwa praktik akuntansi sektor public sebenarnya telah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Kemunculannya lebih dipengaruhi pada interaksi yang terjadi pada masyarakat dan kekuatan sosial didalam masyarakat. Kekuatan sosial masyarakat, yang umumnya berbentuk pemerintahan. Organisasi sektor publik ini, dapat diklasifikasikan dalam :
a. Semangat kapitalisasi (Capitalistic Spirit).
b. Peristiwa politik dan ekonomi (Economic and Politic Event).
c. Inovasi teknologi (Technology Inovation).
2. Aspek Filosofi Sektor Publik
Pendekatan filosofi yang ada di sektor publik ialah customer approach, market concept, individualism and self reliance, purchaser/provider split, contarct culture, performace orientation, kompensasi dan kondisi yang fleksibel. Pilihan-pilihan akan filosofi tersebut akan menyebabkan perbedaan didalam kebijakan publik. Salah satu contoh adalah perubahan dari masa orde baru kepada masa reformasi saat ini, dari sentralisasi kepada desentralisasi, sosial ke mendekati pasar dan birokrasi ke lebih penghargaan konsumen.
3. Definisi Akuntansi Sektor Publik
Dari berbagai buku Anglo Amerika, akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yang diberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik. Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat, akuntansi sektor publik disebut akuntansi pemerintahan. Dan diberbagai kesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik. Berbagai perkembangan terakhir, sebagai dampak penerapan daripada accrual base di Selandia Baru, pemahaman ini telah berubah.
Akuntansi sektor public didefinisikan sebagai akuntansi dana masyarakat. Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat”. Dari definisi diatas perlu diartikan dana masyarakat sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat - bukan individual, yang biasanya dikelola oleh organisasi -organisasi sektor publik, dan juga pada proyek-proyek kerjasama sector publik dan swasta.
Di Indonesia, akuntansi sektor publik dapat didefinisikan : “ mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen dibawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun pada proyekproyek kerjasama sektor publik dan swasta”.
4. Penerapan Akuntansi Sektor Publik di Indonesia
Salah satu bentuk penerapan teknik akuntansi sektor publik adalah di organisasi BUMN. Di tahun 1959 pemerintahan orde lama mulai melakukan kebijakan-kebijakan berupa nasionalisasi perusahaan asing yang ditransformasi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tetapi karena tidak dikelola oleh manajer profesional dan terlalu banyaknya ‘politisasi’ atau campur tangan pemerintah, mengakibatkan perusahaan tersebut hanya dijadikan ‘sapi perah’ oleh para birokrat. Sehingga sejarah kehadirannya tidak memperlihatkan hasil yang baik dan tidak menggembirakan. Kondisi ini terus berlangsung pada masa orde baru. Lebih bertolak belakang lagi pada saat dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1983 tentang fungsi dari BUMN. Dengan memperhatikan beberapa fungsi tersebut, konsekuensi yang harus ditanggung oleh BUMN sebagai perusahaan publik adalah menonjolkan keberadaannya sebagai agent of development daripada sebagai business entity. Terlepas dari itu semua, bahwa keberadaan praktik akuntansi sektor publik di Indonesia dengan status hukum yang jelas telah ada sejak beberapa tahun bergulir dari pemerintahan yang sah. Salah satunya adalah Perusahaan Umum Telekomunikasi (1989).
Label: pengetahuan
Minggu, 28 Maret 2010
a. Unauthorized Access to Computer System and Service
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/ menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.
b. Illegal Contents
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
c. Data Forgery
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet.
d. Cyber Espionage
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan matamata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran.
e. Cyber Sabotage and Extortion
Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet.
f. Offense Against Intellectual Property
Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di internet. Sebagai contoh adalah peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain dan sebagainya.
g. Infringements of Privacy
Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan seseorang pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain akan dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.
h. Hacker
Hacker adalah seseorang atau beberapa orang yang melakukan aktifitas hacking
(pembobolan / memaksa masuk). Kalau aktifitasnya ada di dalam sebuah jaringan
komputer , seorang hacker dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dan bisa melakukan akses terhadap semua user di dalam sistem yang terhubung ke jaringan tersebut.
(pembobolan / memaksa masuk). Kalau aktifitasnya ada di dalam sebuah jaringan
komputer , seorang hacker dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dan bisa melakukan akses terhadap semua user di dalam sistem yang terhubung ke jaringan tersebut.
i. Cracker
Cracker (bukan biskuit lho) adalah seseorang yang berusaha masuk ke dalam suatu
jaringan komputer . Mereka melakukan pembobolan terhadap password dan security
jaringan
jaringan komputer . Mereka melakukan pembobolan terhadap password dan security
jaringan
j. Computer related crime
Kejahatan yang berkaitan dengan komputer tidak terbatas pada kejahatan bisnis, kerah putih atau ekonomi. Kejahatan itu mencakup kejahatan yang menghancurkan komputer atau isinya atau membahayakan kehidupan dan kesejahteraan manusia karena semua tergantung apakah komputer dapat bekerja dengan benar atau tidak.
k. Spyware
adalah aplikasi yang membocorkan data informasi kebiasaan atau perilaku pengguna dalam menggunakan komputer ke pihak luar tanpa kita sadari.
Label: pengetahuan
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)







